Jakarta – Bankir kawakan perempuan, Roosniati Salihin dikabarkan meninggal dunia pada siang hari ini pukul 14.50 di Jakarta. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh sang suami John. Menurut keluarga, Roosniati Salihin meninggal dunia dikarenakan sakit. 

“Dengan berlinang air mata dan hati yang sedih, saya perlu memberitahukan bahwa Roos telah meninggal dunia dengan tenang siang tadi, pukul 14.50 waktu Jakarta.  Dia bersama saya dan beberapa teman terdekatnya. Mohon terus berdoa untuknya,” ujar John dalam pesan singkatnya dikutip 5 November 2023.

Roosniati Salihin merupakan bankir senior yang telah 50 tahun berkarir di industri perbankan. Bankir senior kelahiran Jakarta tahun 1947 itu dinilai telah memberikan sumbangsih besar bagi industri perbankan nasional selama berkiprah di PaninBank selama 50 tahun.

Baca juga: 50 Tahun Berkarir, Roosniati Salihin Dinobatkan Sebagai Bankers of The Year 2020

Roosniati Salihin sendiri pernah dinobatkan sebagai Bankers of The Years 2020 oleh Majalah Infobank pada akhir 2020 lalu. Roosniati sendiri adalah bankir wanita yang memahami benar pentingnya memperoleh pendidikan terbaik.

Dalam catatan Infobank, Roosniati pernah menempuh pendidikan tinggi di kampus-kampus terbaik di luar negeri, seperti di jurusan sastra Jepang Kokkusai Gakkuyukai, Tokyo pada tahun 1965; jurusan English Literature University of California, Los Angeles, Amerika Serikat pada tahun 1968; jurusan English Literature Sofia University, Tokyo pada tahun 1970, dan jurusan Management di Tokyo Business School pada tahun 1971.

Dua puluh tahun merintis karir di PaninBank, tahun 1991 Roosniati dipercaya oleh pemegang saham untuk masuk jajaran board of director. Enam tahun kemudian dia dipromosikan sebagai Wakil Direktur Utama PaninBank. Posisinya itu dia sandang selama 24 tahun hingga mengundurkan diri pada Juni 2020 lalu.

Selama menjadi bagian dari manajemen di PaninBank, Roosniati telah memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan, hingga menjadikan banknya masuk dalam jajaran bank besar kelompok BUKU 4.

Baca juga: Bagaimana Seorang Bankir dapat Objektif Dalam Pengambilan Keputusan Kredit?

Atas dasar itulah wanita berpengaruh pilihan Globe Asia tahun 2007 itu terpilih sebagai Bankers of The Year 2020. Meski mendapat penghargaan bergengsi, Roosniati tetap rendah hati, dan tak melupakan peran tim dalam manajemennya.

“Saya merasa, lebih banyak yang berhak menerima penghargaan ini. Yakni seluruh tim manajemen dan seluruh staf PaninBank. Sebab, saya tidak percaya ada superwoman. Selama kurang lebih 50  tahun di PaninBank, saya bersyukur dapat membentuk tim yang super. Semoga PaninBank akan diteruskan oleh penerus yang jauh lebih mampu dari kita,” tutur Roosniati kala itu. (*)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *